Perencanaan Komprehensif Dana Pendidikan Anak hingga Lulus Kuliah

Pemberian Uang Saku & Biaya Sekolah Bulanan sesuai Kebutuhan

Perlindungan Tambahan untuk Kedua Orang Tua

Perlindungan terhadap Resiko Sakit Kritis dan Meninggal Dunia

Setiap Moms pasti menginginkan anaknya mempunyai masa depan gemilang dan bahkan lebih sukses daripada orang tuanya. Tak pelak, salah satu faktor pendukung kesuksesan anak adalah pendidikan yang baik.

Sayangnya, banyak Moms yang lupa membuat perencanaan yang baik untuk persiapan dana pendidikan buah hati. Bahkan lupa membuat proteksi yang memadai, sehingga ketika ‘sesuatu’ terjadi, nasib dan masa depan anak menjadi taruhannya.

Halaman ini membahas bagaimana membuat perencanaan biaya pendidikan (education plan) dan teknik untuk melindungi (protecting) perencanaan tersebut.

 

Bagaimana Merencanakan Biaya Kuliah

Untuk membuat perencanaan biaya pendidikan (kuliah), setidaknya ada 5 langkah yang harus Moms lakukan, yaitu:

  1. tentukan kira-kira buah hati nanti mau dikuliahkan dimana, fakultas apa;
  2. ketahui biaya pendidikan untuk fakultas tersebut hingga lulus kuliah;
  3. memproyeksikan biaya kuliah mendatang ketika buah hati berusia 17 tahun
  4. tentukan berapa harus menabung untuk mempersiapkan dana kuliah
  5. lindungi perencanaan biaya pendidikan tersebut dari resiko kehidupan

Yuk kita bahas satu per satu.

#1 Menentukan Universitas Idaman

Banyak Moms yang enggan (kesulitan) menentukan kemana nantinya akan mengkuliahkan anaknya, apalagi saat ini anak masih SD. Masih lama.

Namun begitu, langkah ini harus dilakukan karena bertujuan untuk menentukan proyeksi (gambaran) biaya kuliah mendatang.

Sebagai ilustrasi, anggaplah sesorang Mommy ingin mengkuliahkan putra/putrinya di Universitas Indonesia, fakultas teknik.

 

#2 Mengetahui Biaya Operasional Pendidikan (BOP)

Sebagaimana dilansir oleh situs cermati.com, biaya kuliah program sarjana S1 reguler untuk fakultas teknik per semester sebesar Rp. 7.500.000.

Dan untuk sampai lulus kuliah, asumsi 8 semester, biaya yang dibutuhkan sebesar 7,5 juta x 8 =  Rp. 60.000.000.

Moms juga bisa mengecek berapa Biaya Operasional Pendidikan untuk program sarjana reguler S1 di universitas idaman lainnya.

Silahkan membuka website resmi masing-masing universitas atau memanfaatkan layanan pencarian google, dengan keyword “biaya pendidikan universitas xxx fakultas yyy tahun zzz” – ganti xxx, yyy, dan zzz sesuai dengan yang ingin dicari.

Setelah ketemu Biaya Operasional Pendidikan per semester, tinggal dikalikan dengan 8 saja untuk mengetahui biaya sampai lulus kuliah.

Ingat ya Moms, yang dihitung ini hanya biaya spp saja, tidak termasuk biaya buku, biaya praktikum, biaya kos, biaya hidup, dan biaya-biaya lainnya.

 

#3 Proyeksikan Biaya Kuliah Mendatang

Setelah ketemu angka biaya operasional pendidikan saat ini, maka perlu diproyeksikan berapa kira-kira jadinya biaya tersebut sekian tahun yang akan datang, saat si kecil memasuki jenjang kuliah, usia 17 tahun.

Caranya, ketahui dulu usia anak saat ini. Sebagai gambaran, kita anggap saja usia buah hati saat ini 5 tahun. Artinya, dia akan masuk jenjang kuliah 12 tahun lagi.

Menurut riset Zapfin, biaya pendidikan mengalami kenaikan 10% setiap tahunnya.

Berdasarkan data biaya pendidikan saat ini, Rp. 60juta, periode kuliah 12 tahun lagi, dan tingkat inflasi 10%, maka dengan menggunakan financial calculator, download di google playstore atau di Apple Store, kita bisa menghitung biaya kuliah mendatang, yaitu sebesar Rp. 188.305.702 atau dibulatkan Rp. 188 juta.

 

#4 Menentukan Nominal Menabung

Setelah ketemu angka proyeksi biaya operasional pendidikan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan berapa harus menabung per tahun atau per bulan untuk mendapatkan angka tersebut. Anggaplah target angka adalah Rp. 188 juta.

Dengan menggunakan financial calculators yang sama, dengan memasukan angka annual rate 5% (bunga deposito), maka angka yang didapat adalah Rp. 11.811.177 per tahun atau Rp 984.265 per bulan.

Artinya, jika Moms membuka rekening deposito di bank dengan suku bunga 5% nett sebesar Rp 11.811.177 dan setiap tahun menambah dengan jumlah yang sama selama 12 tahun, maka saat ananda masuk jenjang kuliah (berusia 17 tahun), Moms akan memiliki dana sekitar Rp 188 juta.

 

#5 Proteksi Perencanaan (Plan Protection)

“Manusia berencana, Tuhan jua yang menentukan.” kata papatah. Memang tidak ada yang bisa menjamin perencanaan sebaik apapun bisa terwujud secara mulus.

Tidak ada yang bisa menjamin bahwa pencari nafkah akan sehat terus selama 12 tahun mendatang sehingga tetap bisa menabung untuk persiapan dana pendidikan yang sudah ditentukan tadi.

Bahkan tidak pula ada yang bisa menjamin bahwa pencari nafkah akan terus hidup selama 12 tahun mendatang.

Itulah kenapa Moms butuh proteksi untuk rencana yang luar biasa ini. Kalau pencari nafkah sehat terus, maka tujuan perencanaan akan terwujud, tercapai target dana Rp 188 juta.

Namun, jika Tuhan berkehendak lain, pencari nafkah terkena musibah sakit kritis atau bahkan tutup usia, target dana Rp. 188.000.000 juga tetap terwujud, yang dicairkan dari dana kontrak pertanggungan.

Solusi Proteksi Edu Protection – Prudential

Prudential, sebagai perusahaan asuransi terbesar di Indonesia, mempunyai program khusus untuk perlindungan perencanaan / persiapan dana pendidikan ini.

Program Edu Protection didesain secara unik yang memberikan 2 manfaat sekaligus yaitu investasi dan proteksi. Nasabah tidak perlu repot harus membuka tabungan/deposito di perbankan untuk persiapan dana pendidikan.

Dengan membuka rekening Edu Protection, otomatis nasabah ikut program investasi yang memang sudah include dalam program ini.

Program ini melindungi pencari nafkah dari resiko 61 kondisi kritis seperti serangan jantung, kanker, stroke, dan lain sebagainya. Juga melindungi pencari nafkah dari resiko tutup usia dengan kontrak nilai pertanggungan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Bahkan juga bisa sekaligus melindungi ananda jika memerlukan biaya perawatan (rawat inap) di rumah sakit karena sakit apapun dan sesuai dengan ketentuan polis.

Dengan Program Edu Protection, keluarga terlindung secara finansial jika terjadi resiko-resiko kehidupan, dan dengan demikian, tujuan finansial untuk perisapan dana pendidikan tidak terganggu.

Program Edu Protection tersedia dalam dua jenis layanan yaitu yang berbasis syariah dan berbasis konvensional.

Bagaimana Cara Mendaftar ?

Program Persiapan Dana Pendidikan yang kami informasikan di halaman ini merupakan produk dari perusahaan asuransi Prudential

Kami sangat merekomendasikan kepada Anda untuk membuka program ini di Prudential karena beberapa alasan:

  1. Kemudahan klaim
  2. Aset Perusahaan Rp. 81,7 trilyun – terbesar di industri asuransi jiwa di Indonesia;
  3. Dipercaya 2.300.000 lebih nasabah di Indonesia
  4. Dana kelolaan Rp. 73,4 trilyun – terbesar di industri asuransi jiwa
  5. Total Klaim Rp. 12,3 trilyun – terbesar di industri asuransi jiwa
  6. …dan lain-lain, lihat Laporan Keuangan Des’17

Sebelum pengajuan program proteksi ini perlu dihitung terlebih dahulu besaran manfaat uang pertanggungan yang Anda butuhkan, untuk menentukan besaran premi per bulannya.

Untuk dasar perhitungan, dibutuhkan data-data Anda yaitu jenis kelamin, tanggal lahir, pekerjaan, dan merokok atau tidak.

Silahkan menghubungi kami untuk mendapatkan ilustrasi besaran premi dan manfaat uang pertanggungan untuk Anda. Tidak ada ikatan (kewajiban) apapun bagi Anda untuk mengambil atau tidak.

Silahkan mengisi formulir kontak yang disediakan dibagian bawah halaman ini agar kami dapat segera membantu Anda.

Data Anda kami jamin aman dan akan kami gunakan hanya untuk menghubungi Anda.

 

Selamat beraktivitas.

Anda Perlu Tahu..

Formulir Kontak